Pixel Code jatimnow.com

Diduga Tercemar Limbah, Air Sungai Keluar Bau Menyengat dan Uap Panas

Petugas membongkar trotoar untuk mengambil contoh air yang diduga dicemari limbah
Petugas membongkar trotoar untuk mengambil contoh air yang diduga dicemari limbah

jatimnow.com - Diduga tercemar limbah beracun, Sungai Ngrowo yang terletak di Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Kota, Tulungagung, menimbulkan bau yang menyengat. Selain itu, sungai tersebut juga dikeluhkan warga lantaran mengeluarkan uap panas di sepanjang alirannya.

Untuk menelusuri dugaan adanya limbah di Sungai Ngrowo tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung menerjunkan tim untuk melakukan pengecekan.

Kabid Penataan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Umar Sirojuddin mengatakan, untuk memastikan asal usul air yang diduga limbah ini, pihaknya harus membongkar trotoar yang ada di Jalan Mayjend Sungkono sampai Jalan dr Sutomo, Tulungagung.

Pembongkaran ini dilakukan untuk memeriksa asal sumber air berwarna yang mengalir di dalam selokan tersebut. “Kita buka sekitar 8 sampai 10 lubang selokan di trotoar untuk memastikan asal atau sumber air yang berwarna ini,” ujarnya, Sabtu (13/10/2018).

Setelah melakukan penelusuran, pihaknya memastikan air yang dibuang ke selokan tersebut bersumber dari pabrik pewarna celana jeans Sumber Sandang.

Kendati ditemukan saluran air yang menghubungkan saluran Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) milik pabrik dan selokan di trotoar, namun pihaknya tidak bisa langsung memastikan jika air yang disalurkan ke selokan tersebut masuk dalam kategori limbah beracun.

Baca juga:
Pabrik Baja Cemari Lahan Pertanian di Lamongan Terancam Ditutup

"Air paling banyak dibuang melalui saluran di depan pabrik pewarnaan jeans ini, tapi belum tentu mengandung racun," tuturnya.

Umar menegaskan, diperlukan uji laboratorium mendalam untuk memastikan kandungan air yang dibuang oleh pabrik pewarnaan jeans tersebut ke selokan pembuangan.

Pihaknya melakukan pengambilan contoh air yang dibuang ke selokan dan contoh air yang dihasilkan dari IPAL pembuangan. Ia memperkirakan hasil dari pengujian lab tersebut kemungkinan akan bisa diketahui 2 minggu dari sekarang.

Baca juga:
Banjir Bercampur Limbah di Tulungagung, PG Modjopanggoong Sodorkan Tiga Rencana

“Kita akan ujikan lab dulu kandungan air yang dibuang ke selokan, untuk mengetahui parameter apa saja yang ada di dalamnya” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan tim liputan, air hasil dari pengolahan IPAL yang dibuang ke selokan oleh pabrik pewarnaan celana jeans tersebut memang tidak nampak keruh dan cenderung berwarna bening. Namun masih nampak serat serat tinta atau kain yang belum terurai sempurna.