jatimnow.com – Warga Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bantaran Sungai Brantas, tepatnya di kawasan Bendungan Waruturi, Jumat (26/12/2025) pagi. Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi.
Kapolsek Gampengrejo AKP Irfan Widodo mengatakan, laporan penemuan mayat diterima pihak kepolisian sekitar pukul 06.30 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan awal.
“Sekitar pukul 06.30 WIB kami menerima laporan dari warga yang sedang memancing dan melihat ada jenazah di pinggir aliran Sungai Brantas, Bendungan Waruturi, Desa Gampeng. Setelah dicek ke lokasi, benar ditemukan seorang mayat dalam kondisi telentang, telanjang, dan sudah meninggal dunia,” kata AKP Irfan.
Petugas piket SPKT bersama Unit Reskrim Polsek Gampengrejo kemudian melakukan olah TKP. Selanjutnya, jenazah yang saat itu belum diketahui identitasnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Kediri untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.
Dari hasil penyelidikan awal, AKP Irfan menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan. Ciri-ciri korban saat ditemukan yakni berjenis kelamin laki-laki, tinggi badan sekitar 165 sentimeter, bertubuh gemuk, serta terdapat bekas tindikan di telinga kiri.
“Mayat korban diperkirakan sudah meninggal sekitar tiga sampai empat hari. Ciri-cirinya laki-laki, tinggi sekitar 165 sentimeter, tubuh gemuk, ada bekas tindikan di telinga kiri. Wajah sudah sulit dikenali karena kondisi membusuk dan kulit mengelupas,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim dokter RS Bhayangkara Kediri bersama Tim Inafis Polres Kediri menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat hanyut di aliran Sungai Brantas. Polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Baca juga:
Mayat Warga Surabaya Tersangkut Pancing di Sungai Balongbendo Sidoarjo
Setelah dilakukan proses identifikasi, korban diketahui bernama Riyanto (44), warga Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Polsek Kras untuk menghubungi perangkat desa serta keluarga korban.
“Keluarga korban yang datang ke RS Bhayangkara memastikan bahwa jenazah tersebut adalah anggota keluarganya,” ungkap AKP Irfan.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki kebiasaan memancing di bantaran Sungai Brantas dan kerap tidak pulang selama beberapa hari saat melakukan aktivitas tersebut.
“Keluarga menerangkan bahwa korban memang sering memancing di bantaran Sungai Brantas, dan jika sedang memancing bisa sampai tiga hari tidak pulang,” ujarnya.
Baca juga:
Temuan Mayat di Sungai Irigasi Malang, Polisi Kejar Pelaku
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Penolakan tersebut diperkuat dengan surat pernyataan resmi yang diketahui oleh Kepala Desa Nyawangan.
“Setelah dilakukan pengecekan, keluarga korban menerima kejadian ini dan menolak autopsi dengan membuat surat pernyataan bersama yang diketahui Kepala Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri,” tandasnya.
Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
URL : https://jatimnow.com/baca-81410-pemancing-temukan-mayat-pria-membusuk-di-bendungan-waruturi-kediri