Pixel Code jatimnow.com

Seorang Balita Tewas Tenggelam di Pemandian Jati Park Jenggawah Jember

Editor : Yanuar D   Reporter : Sugianto
Suasana rumah duka balita di Jember tenggelam dan meninggal dunia saat bermain di kolam Jati Park. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Suasana rumah duka balita di Jember tenggelam dan meninggal dunia saat bermain di kolam Jati Park. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang balita asal Kecamatan Kaliwates Jember tewas tenggelam saat berenang di tempat wisata Jati Park, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember, Minggu (28/12/2025). Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah pengunjung wisata menjerit ketika mengevakuasi balita berinisial ACD (3) tersebut dari kolam renang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, balita tersebut bermain di salah satu kolam dengan kedalaman beberapa centimeter. Diduga balita malang itu tidak bisa berenang, hingga akhirnya tenggelam di luar pengawasan orang tua.

Dikonfirmasi melalui selulernya, Kanit Reskrim Polsek Jenggawah, Aiptu Achmad Rinto mengonfirmasi peristiwa itu. Menurutnya, korban sempat dievakuasi ke puskesmas setempat, namun nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia. Pihak keluarga yang menyadari jika itu kesalahan orang tua, tidak menghendaki untuk dilakukan otupsi.

"Kita juga sudah bertemu pihak keluarga, dan tidak mau dilakukan outopsi dengan dibuktikan surat pernyataan," kata Rinto, Senin (29/12/2025).

Sedangkan Owner Jati Park, H. Riyadi Kadir menambahkan, jika terjadinya balita tenggelam disebut akibat kelalaian dari orang tuanya. Pihaknya mengaku sudah menyiapkan dua orang petugas di lokasi wisata.

Baca juga:
Balita Tenggelam di Wisata Jati Park, DPRD Jember Minta Pengelola Tambah Petugas

"Kalau petugas ada dua orang disitu, ditinggal dengan orang tuanya, agak jauh," jelasnya.

Kadir menjelaskan, balita itu berlibur bersama bu kandungnya dan tetangga korban yang juga membawa dua anaknya.

Baca juga:
Balita Tewas di Kolam Renang di Jember, Pengamat Hukum Minta Pengelola Tanggung Jawab

"Teledor mungkin, itu tersedak mungkin mas, orang renang itu kan tidak boleh makan kenyang. Jadi habis makan, gak tahu ibunya kemana," ungkapnya.

"Ibunya habis nyuapin tidak tahu kemana. Itu orang satu (ibu) bawa anak tiga. Anak pertama belum 5 tahun, kedua 3 tahun san ketiga 7 bulan," tandasnya.