Pasien di RSUD Dr Iskak Tulungagung Membludak, Didominasi DBD

Pasien rawat inap di RSUD dr Iskak Tulungagung membludak

jatimnow.com - Dalam tiga hari terakhir, pasien yang dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung membludak. Dari jumlah saat ini yaitu 435 pasien, 40 persen di antaranya merupakan penderita demam berdarah dengue (DBD).

Peningkatan jumlah pasien itu memaksa RSUD dr Iskak menambah tempat tidur di beberapa ruang perawatan kelas 1,2 dan 3. Selain pasien DBD, mayoritas pasien yang dirawat di rumah sakit ini menderita beberapa jenis penyakit akibat musim hujan.

Loading...

Humas RSUD Dr Iskak, Muhammad Rifai menjelaskan, tambahan tempat tidur bagi pasien rawat inap itu hanya bisa menampung sebanyak 10 persen dari kapasitas ruangan. Sebab tidak semua ruang perawatan bisa ditambah tempat tidurnya.

"Ruang pavilium, ruang bersalin dan ruang khusus tidak bisa dilakukan penambahan tempat tidur," ujarnya, Senin (04/02/2019).

Meningkatnya jumlah pasien rawat inap itu berimbas pada penumpukan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Sebab, setiap pasien yang masuk harus menjalani observasi terlebih dahulu di ruang ini.

Mereka tetap berada di ruang IGD hingga mendapatkan kamar. Sehingga, petugas rumah sakit juga menambah tempat tidur di ruang IGD ini.

"Mereka belum mendapatkan ruang perawatan sehingga menumpuk di ruang IGD," jelasnya.

Meski jumlah pasien meningkat, tapi pihak rumah sakit menegaskan pelayanan tidak akan mengalami perubahan. Semua pasien akan tetap dilayani sesuai prosedur.

Yang membedakan hanyalah para pasien akan mendapatkan tempat tidur yang kurang nyaman, karena jarak antar pasien berdekatan.

"Kita juga tidak akan menolak pasien, setiap pasien akan tetap kami layani," tegasnya.

Rifai mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan lain yang berada di Tulungagung. Terdapat beberapa rumah sakit lain yang bisa menjadi alternatif berobat selain RSUD Dr Iskak.

"Namun kalau memang dirujuk ke RSUD Dr Iskak, kami akan tetap menerimanya," pungkasnya.

Berita Terkait