Satpol PP Jatim Turun Tangan Atasi Tambang Pasir Ilegal di Tulungagung

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Bramanta Pamungkas

Kepala Satpol PP Jawa Timur Budi Santosa saat kunjungan kerja di Tulungagung

jatimnow.com - Satpol PP Provinsi Jawa Timur melihat kondisi bekas penambangan pasir ilegal, di aliran Sungai Brantas, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Selasa (10/9/2019).

Meskipun kini mesin penambangan pasir tersebut sudah tidak ada, tapi kerusakan ekosistem di lokasi masih terlihat jelas. Satpol PP Jatim berencana akan menutup lokasi penambangan pasir ilegal itu.

Kepala Satpol PP Jawa Timur Budi Santosa menuturkan, saat ini mereka terus melakukan pertemuan dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas penambangan pasir ilegal di Tulungagung. Mereka juga melakukan pendekatan persuasif ke sejumlah pemilik usaha penambangan pasir ilegal, yang mayoritas berasal dari luar kota.

"Sesuai data yang kami terima, mereka kebanyakan dari luar kota," ujar Budi.

Budi menjelaskan, sebenarnya Satpol PP bisa langsung menindak tegas pelaku penambangan pasir ilegal tersebut. Namun hal tersebut menjadi opsi terakhir dengan mempertimbangkan banyak hal, salah satunya aspek sosial. Sebab, penambangan pasir ilegal ini sudah menjadi mata pencaharian masyarakat.

"Ini alasan utama kami kenapa tidak langsung ditindak tegas. Banyak aspek sosial yang menjadi bahan pertimbangan," tuturnya.

Meski begitu, Budi menegaskan bahwa mereka akan menyelesaikan masalah pertambangan ilegal ini. Untuk saat ini, Satpol PP sudah meminta kepada pengusaha penambangan untuk tidak lagi menggunakan mesin dan beralih ke manual. Selain itu, mereka didorong untuk mengurus perizinan penambangan.

"Kita akan lakukan pertemuan lagi dengan pemilik usaha penambangan ini agar mindset mereka bisa berubah," pungkasnya.


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter