Instagram Khofifah Banjir Sindiran Soal Bau Sampah

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Farizal Tito

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

jatimnow.com - Pernyataan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tentang Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) bau sampah, nampaknya masih membekas. Di media sosial, Gubernur Khofifah di-bully netizen.

Seperti pada postingan Minggu (3/11/2019) di akun Instagram @khofifah.ip, terlihat Gubernur Khofifah menaiki speed boat bersama Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi di Sungai Kali Brantas.

"Adopsi Sungai Brantas. Saya bersama walikota Mojokerto dan PLt. Bupati Mojokerto serta Jasa Tirta, tentu relawan jogo kali tidak ketinggalan pagi tadi susur sungai sambil tebar 50.000 benih beragam ikan. Sebenarnya rutin dilakukan. Kali ini sambil kordinasi kesiapsiagaan jelang musim hujan," tulis Akun Instagram @khofifah.ip ini.

Hingga pukul 13.09 Wib, Selasa (5/11/2019), postingan itu disukai 9.986 dan mendapat komentar 856 kali. Dari sekian banyak komentar, masih saja ada beberapa akun yang menyindir soal sampah, meski yang diposting Gubernur Khofifah bukan soal sampah.

"Woooooow di sungai yo buk gak mambuh ta.k ta kaline??serius tanyak," tulis akun @moch_jamal_rahni_jr.

Komentar akun @moch_jamal_rahni_jr kemudian ditimpali akun @gatotsusanto dengan komentar "mambu sampah".

Kemudian akun @iyung_cakabiz juga menyinggung soal sampah dengan menulis tagar #KAMIBONEK

"Gak mambu sampah ta buk," tulisnya.

Beberapa komentar netizen soal sampah di Instagram Gubernur KhofifahBeberapa komentar netizen soal sampah di Instagram Gubernur Khofifah

Kemudian ditambah lagi akun @rchdzsyks yang menuliskan komentar "Ditunggu program daur ulang sampah tpa benomo bu. Gimana caranya tpa ga bau. Suwun".

"Ati ati kal ne ambu sampah," sambung akun @waldan_ph7.

Bahkan, postingan Gubernur Khofifah soal rencana pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara, juga diserbu netizen, yang justru berkomentar soal sampah.

Seperti komentar akun @bojessss_ yang menulis "Bu PiPah bau sampak gak??"

"Gaonok pengen klarifikasi opo permintaan maaf ndk masyarakat suroboyo ta buk..?" tulis akun @chabimantara.

"Sampean gae gelo atine bonek bu....," tambah akun @dwiprasetio27.

Meski begitu, beberapa akun tetap memberikan komentar sesuai topik atau tema yang diposting Gubernur Khofifah. Seperti akun @iki_rizky86 yang bertanya soal biaya asrama mahasiswa.

"Buk mohon maaf saya ingin bertanya, apakah di setiap kampus asrama mahasiswa harus di kenakan biaya?" tanya akun @iki_rizky86 itu.

"Semoga bisa membantu rekan mahasiswa Indonesia," tulis akun @bonek_world_1927 pada postingan Gubernur Khofifah soal rencana pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara tersebut.

Terbaru, pada Selasa (5/11/2019), Gubernur Khofifah memposting pengiriman bantuan air bersih untuk Pulau Sepudi, Sumenep yang mengalami kekeringan.

Postingan ini hingga pukul 13.49 Wib, disukai 6.791 dan mendapat komentar 487 kali. Dalam postingan ini, beberapa netizen juga masih menyinggung soal sampah.

"Mambu sampah pora buk?" tanya akun @finz_nord27.

Sementara akun @fadlan.19 memilih menuliskan tagar yaitu #savecfd #savegbt #savesampah.

"Mambu sampah mboten teng mriku buk," tulus akun @guskar_10.

Lalu ada akun @dimasnegara_ menulis "disana ada bau sampah nopo mbote bu? Jangan pindah ya Bu".

Beberapa akun juga memuji kegiatan Gubernur Khofifah tersebut.

"Mantap.... Semoga tetap diberikan kesehatan bu," tulis akun @jurgen_imron.

"Semoga bermanfaat," tambah akun @amrowhieq.

"trs semagat bun," sambung akun @rodiy410.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah melontarkan pernyataan bahwa Stadion GBT Surabaya bau sampah saat sore atau pada saat angin berhembus.

Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi, Jumat (1/11/2019).

Pernyataan itu terlontar pada saat Gubernur Khofifah ditanya sejumlah wartawan terkait persiapan Jawa Timur menghadapi Piala Dunia U-20 tahun 2021, di mana Indonesia dipilih FIFA sebagai tuan rumah.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter