Pembunuhan Terapis di Mojokerto, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Achmad Supriyadi

Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Rohmawati Lailah (kanan) saat berada di TKP

jatimnow.com - Polisi terus melakukan penyelidikan kasus pembunuhan seorang terapis di Panti Pijat Berkah Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi mengaku sudah mengantongi ciri-ciri terduga pelaku yang membunuh terapis bernama Santi Ambarwati, asal Nganjuk dan melukai Tatik, juru masak panti pijat.

"Kami sudah mendapat ciri-ciri terduga pelaku setelah mengidentifikasi CCTV yang ada di sekitar TKP, yang dicocokkan dari keterangan saksi. Jika nanti sudah jelas, kita akan menangkap terhadap tersangka," ungkap Deddy, Minggu (7/2/2021).

Deddy menambahkan, dalam peristiwa yang terjadi pada Kamis (4/2/2021) itu, korban meninggal dunia karena luka sabetan di leher dengan kedalaman 14 sentimeter tembus ke tenggorokan.

Baca juga:  

"Sedangkan satu korban yang luka berat di bagian belakang telinga mendapat perawatan medis di rumah sakit," tambah mantan Kapolres Sumenep ini.

Alumni Akpol 1999 ini menyebut, diduga pelaku melakukan tindakan pembacokan itu karena tidak bisa membayar jasa pijat terapis.

"Kemungkinan korban terus meminta paksa pelaku membayar jasa pijatnya, maka korban dibunuh oleh terduga pelaku. Kami imbau tersangka segera menyerahkan diri," tukasnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Rohmawati Lailah menjelaskan, pihaknya masih terus menggali informasi dari beberapa saksi di lokasi.

"Sudah beberapa saksi yang kami mintai keterangan. Semoga kasus ini bisa segera terungkap dan pelaku cepat tertangkap," pungkasnya.

 

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow4@gmail.com

Newsletter