Banjir Kiriman yang Rendam Dua Desa di Probolinggo Disebut Karena ini

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Mahfud Hidayatullah

Warga terdampak banjir di Probolinggo mendapat bantuan paket sembako

jatimnow.com - Banjir kiriman yang sempat merendam Desa Kedungdalem dan Desa/Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo diduga akibat pembalakan liar dan tidak terawatnya hutan di daerah dataran tinggi.

Dugaan itu disampaikan anggota Komisi B, DPRD Jawa Timur, Mahdi saat memberikan bantuan paket sembako di dapur umum korban banjir di Kantor Kecamatan Dringu.

"Kemungkinan banyak pembalakan liar dan hutannya tidak terjaga lagi di daerah dataran tinggi. Sehingga akar pohon tidak lagi menyerap air saat hujan turun lebat dan menyebabkan banjir," terang Mahdi, Selasa (9/3/2021).

Baca juga:  

Menyikapi persoalan banjir di wilayah Dringu, Mahdi menyebut harus ada perhatian khusus di wilayah atas dengan menggembalikan kembali fungsi hutan.

"Salah satu cara dengan melakukan penanaman pohon atau penghijauan. Jadi permasalahan ini harus dibenahi dari hulu hingga hilir. Meski dibangun tanggul, namun di atas tidak ada reboisasi, maka sulit banjir bisa dikendalikan. Jadi kedua-duanya harus dilakukan secara bersamaan," tegasnya.

Kata dia, Komisi B DPRD Jatim akan segera menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan pihak perkebunan dan kehutanan untuk lebih serius membicarakan banjir langganan di Dringu.

"Sehingga permasalahan banjir bisa segera teratasi. Sebab terbukti di daerah Dringu tidak terjadi hujan, namun terjadi banjir akibat luapan sungai dari wilayah dataran tinggi," tambahnya.

Dalam dua pekan terakhir, banjir melanda dua desa di Kecamatan Dringu tersebut tiga kali. Dan banjir ketiga pada Senin (8/3/2021) petang hingga malam, merupakan banjir terparah.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow4@gmail.com

Newsletter