jatimnow.com
Sempat Membludak, Antrean Peserta Vaksinasi BUMN di Surabaya Akhirnya Tertib

Antrean peserta Vaksinasi BUMN di Grand City hari keempat, Rabu (31/3/2021) tertib (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Antrean peserta hari keempat Vaksinasi BUMN di Grand City Surabaya akhirnya berjalan tertib, setelah pada hari ketiga sempat membludak.

Tertibnya antrean itu setelah panitia meminta bantuan Satgas Covid-19 Kota Surabaya serta memasang pagar pembatas antrean di Basement Grand City.

Pantauan jatimnow.com di lokasi, pukul 13.15 Wib antrean peserta vaksin dari para pegawai BUMN di Jawa Timur serta para lansia tampak tertib. Sejumlah panitia tampak bekerja keras untuk mengurai kerumunan, dibantu linmas yang mendisiplinkan peserta untuk tetap menjaga jarak dan memakai masker.

Sebelumnya, salah satu panitia Vaksinasi BUMN, Lolita Puspita Chandra mengakui bahwa membludaknya antrean peserta vaksin pada hari ketiga karena kesalahan pihaknya. Setelah melakukan evaluasi, panitia meminta bantuan kepada Satgas Covid-19 Kota Surabaya.

"Iya itu memang kesalahan kami. Sekarang sudah aman, sudah kondusif," ucap Lolita saat ditemui jatimnow.com di lokasi, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: 

Di tempat yang sama, dr Reni Padma, Sekretaris Tim Sentra Vaksinasi BUMN Jatim mengatakan, pihaknya telah mengevaluasi dampak antrean peserta yang terjadi pada Selasa (30/3/2021) dengan membuat sistem buka tutup.

"Atur kapasitasnya berapa, di sini berapa, ada hitunganya. Dari teman-teman EO juga, di sana tutup berarti di sini ada kegiatan," papar Reni.

Reni juga menyebut, sejak pagi pihaknya telah melakukan kerja ekstra terhadap proses vaksinasi, sehingga berjalan dengan kondusif dan tertib.

"Alur sudah ada baliho besarnya, ada edukasi dari teman-teman yang mendampingi juga sebenarnya," jelasnya.

"Pagi ini memang sudah lancar, kita berharap tidak ada hujan. Pagi untuk manula jalannya lancar, juga tidak ada penumpukan di area-area tertentu," sambung Reni.

Pihaknya juga telah bekerjasama dengan instansi lain agar lebih menyiapkan calon peserta vaksin dengan jadwal ketat, agar tidak terjadi penumpukan seperti sebelumnya.

"Kalau peserta sudah koordinasi dengan intansi terkait. Pihak perusahaan juga sudah menyiapkan SDM masing-masing untuk mengkoordinir di sini. Juga ada pihak sendiri untuk medisnya, ada tim juga dari EO untuk kelancaran acara, tim dari kementerian untuk supervisi juga," tandasnya.

Loading...

 

 

Berita Terkait