jatimnow.com
SDN 7 Tegalharjo, Banyuwangi Terpaksa Gelar KBM di Serambi Masjid

SDN 7 Tegalharjo, Banyuwangi menggelar KBM di serambi masjid

Banyuwangi - Puluhan murid SDN 7 Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi terpaksa menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) di serambi masjid.

Hal itu terjadi lantaran jembatan yang menjadi akses menuju ke sekolah mereka ambrol diterjang banjir.

Setelah jembatan yang menjadi akses menuju sekolah ambrol pada Kamis (18/11/2021), kegiatan belajar mengajar (KBM) para murid dipindah ke serambi masjid.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

"Total ada 30 murid yang kita relokasikan sementara ke Masjid At-Taufik Desa Karangharjo, dari total 48 murid yang bersekolah," terang Kepala SDN 7 Tegalharjo, Yami kepada wartawan, Selasa (23/11/2021).

Menurut Yami, untuk 18 murid yang rumahnya dekat dengan sekolah dan kondisinya masih terisolir bersama puluhan warga Dusun Gunung Krikil, Desa Tegalharjo, diberlakukan kelas daring (online) dengan seorang guru pembimbing yang berdomisili dekat sekolah.

"18 siswa yang kini masih terisolir kita berlakukan kelas daring, dengan dibimbing guru olahraga yang kebetulan rumahnya berada dekat dengan sekolah," ujar dia.

Untuk penggunaan serambi masjid, Yami sudah meminta izin kepada sesepuh maupun takmir. Mereka memperbolehkan proses belajar mengajar digelar di sana, sambil menunggu jembatan dibangun.

"Terkait batas waktu penggunaan, belum bisa ditentukan. Bisa sampai tiga bulan, sampai ada titik terang dibangunnya akses menuju sekolah," papar Yami.

Untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar, Yami memerintahkan semua guru untuk mengakses materi pembelajaran yang ada di internet.

Loading...

"Selain mengandalkan materi dari buku lembar kerja siswa (LKS), untuk materi tambahan saya perintahkan untuk mengambil yang ada di internet," tandasnya.

Berita Terkait