300 Pelanggan Terdeteksi Mencuri Listrik

Editor: Erwin Yohanes / Reporter: Mita Kusuma

Area listrik Ponorogo.

jatimnow.com - PLN (Perusahaan Listrik Negara) Area Ponorogo menanggung kerugian hingga Rp 700 juta selama tahun 2017. Dan di 2018, sampai bulan Maret angka ratusan juga muncul akibat masyarakat yang mencuri aliran listrik.

"Untuk wilayah Kabupaten Ponorogo sendiri, PLN memang pada 2017 lalu rugi capai 700 juta. Dan tahun ini mendekatinya," kata Manajer Area PLN Ponorogo, Muhammad Rizlani, Rabu (14/3/2018).

Ia mengaku, kerugian Rp 700 juta itu terjadi karena ada 300 pelanggan mencuri listrik. Ada yang sadar mencuri ada pula yang tidak sadar.

Ada beberapa cara yang dilakukan para pencuri listrik. Antara lain adalah mempengaruhi pembatas. Modus ini berupa pencuri listrik membongkar KWh dan meniadakan batas yang ditetapkan dalam meteran listrik. Ada pula yang melakukan pencurian dengan mempengaruhi pengukuran.

"Bedanya pengukuran ditiadakan sehingga pemakaian berapapun tak bisa ditentukan dan tidak terbaca ada meter PLN," jelas Rizlani

Ada pula, ketika membuat pagar, si empu rumah tidak tahu. Tapi tukang lasnya memasang penjepit. Ia mengaku beberapa kali menemukannya.

Rizal mengatakan, pihaknya telah berupaya melakukan penertiban penggunaan listrik secara nonprosedural tersebut.

Namun program yang bertujuan mendeteksi aksi pencurian tenaga listrik dan memberi sanksi kepada para pencuri listrik, tak menyurutkan aski-aksi seperti ini.

Tak hanya menyebabkan hilangnya pemasukan ke kas negara, PT PLN (Persero) juga mengalami kerugian teknis. ‘’Ada satu yang tertangkap tangan. Tapi, di daerah lain ada juga,’’ katanya.

Untuk mencegah praktik pencurian listrik, lanjut ia, perusahaan pelat merah tersebut juga akan menambah Stasiun Penyedia Listrik Umum generasi kedua.

Hanya pengadaan alat itu masih menunggu proses. Rencananya, PLN Area Ponorogo bakal memasang empat unit SPLU baru.

"SPLU generasi kedua ini lebih enak. Kalau sisa saldo pulsa listrik masih, bisa dicabut lagi," terangnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter