Pengakuan Atlet Senam yang Dipulangkan Akibat Isu Tak Perawan

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Bramanta Pamungkas

Shalva Avrila Sania (kiri) saat ditemui di rumah di Kelurahan Lirboyo, Kota Kediri

jatimnow.com - Shalva Avrila Sania, atlet cabang olahraga senam artistik yang dipulangkan dari pelatnas karena isu tidak perawan, akhirnya angkat bicara. Siswa kelas XII sebuah SMA di Gresik ini mengaku sangat kecewa dengan alasan pemulangannya itu.

Selain tidak terbukti secara medis, alasan tersebut memupus tekadnya untuk mengharumkan nama Indonesia di ajang Sea Games 2019 Filipina. Shalva dipulangkan dua minggu sebelum tim berangkat ke Filipina.

Ditemui di rumahnya di Kelurahan Lirboyo, Kota Kediri, Shalva mengakui jika melanggar disiplin selama pemusatan latihan berlangsung. Sesuai aturan para atlet terkena jam malam, tetapi Shalva pernah melanggarnya. Terkait tuduhan indisipliner, Shalva mengaku sudah mendapatkan hukuman berupa larangan menginap di asrama.

Baca juga: 

"Dan saya mematuhi hukuman tersebut, seharusnya masalah indisipliner sudah selesai karena saya telah menerima hukumannya," ujar Shalva, Sabtu (30/11/2019).

Saat disinggung mengenai prestasinya yang menurun selama pelatnas, Shava menjelaskan tim pelatih memintanya untuk memainkan dua jenis alat saja saat berlatih. Tim pelatih beralasan hal tersebut untuk menghindari terjadinya cedera sebelum berangkat ke Filipina. Atlet cabang senam lain tetap diminta memainkan empat jenis alat.

"Sebagus apapun, kalau hanya main dua jenis alat saja nilainya tetap kalah dengan yang main empat alat, jadi alasan prestasi menurun untuk mencoret saya sangat tidak tepat," jelasnya.

Pascaperistiwa ini, Shalva mengaku sudah tidak ingin kembali menekuni cabang olahraga senam. Selain dirasa kurang fair, Shalva juga banyak dirugikan dengan isu dirinya tidak perawanan yang berujung pencoretan atas dirinya. Shalva saat ini hanya meminta pengembalian nama baik saja.

Rencananya, Senin (2/12/2019) Shalva akan ke Surabaya untuk bertemu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, untuk membicarakan masalah ini.

"Saat ini saya fokus untuk cita-cita lain yaitu menjadi polisi," pungkasnya.


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter