Bom Bangil, Pria Pembawa Ransel Berjalan Santai Meski Diteriaki Warga

Editor: Erwin Yohanes / Reporter: Narendra Bakrie

Pria yang membawa ransel

jatimnow.com - Usai ledakan 3 kali di sebuah rumah di Jalan Pepaya, Kelurahan Pogar, Bangil, Pasuruan, diketahui ada seorang pria memakai tas ransel masuk ke dalam rumah tersebut.

Ia bahkan terlihat berjalan santai, meski beberapa warga di belakangnya berupaya mengikutinya.

Dari video amatir warga berdurasi 38 detik yang diterima jatimnow.com, teriakan warga mewarnai masuknya pria tersebut ke dalam rumah tempat ledakan terjadi. Dalam video itu terakam, pria itu memakai celana training panjang, jaket coklat, sepatu hitam, helm hitam dan tas ransel hitam merah.

Baca juga: Kejar Pelaku, Polisi Nyaris Jadi Korban Pelemparan Bom Bangil

Warga yang berkerumun setelah ledakan terjadi akhirnya berteriak karena panik. "Ati-ati mburi. Ati-hati rek. He, tase mburi ono bom e engko. Lewat mburi, lewat mburi (hati-hati belakang. Hati-hati rek. Hey, tasnya belakang nanti ada bomnya. Lewat belakang, lewat belakang)," teriak seorang perempuan dalam video itu.

Saat warga mencoba mengikuti pria itu dari jauh, pria itu terus berjalan dan masuk melalui pintu rumah bagian samping. Setelah pria itu masuk, warga terlihat menutup pintu itu.

Baca juga: Video: 3 Kali Suara Ledakan Bom di Rumah Kontrakan di Bangil Pasuruan

Apakah pria itu sosok Abdullah alias Awardi, kepala keluarga yang mengontrak rumah itu? Semuanya masih misterius.

Pria yang membawa ransel memasuki rumah.

Sebelumnya, ledakan itu mengakibatkan seorang anak berumur 6 tahun luka parah. Anak itu diketahui sebagai anak Abdullah dan Dina Rohana. Abdullah merupakan pria asal Aceh yang sudah menempati rumah itu selama 2 tahun. Rumah itu sendiri adalah milik Saprani.

Usai meledak Kamis (5/7/2018) sekitar pukul 11.30 WIB, Abdullah belum ditemukan karena diduga kabur. Sementara Dina istrinya sudah diamankan. Dan anaknya masih dirawat intensif di rumah sakit karena luka parah.

"Kami sedang melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan (Abdullah, red)," sebut Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Barung menambahkan, satu orang pria yang membawa ransel itu akhirnya keluar rumah dengan tergesa-gesa. Dan kembali terjadi ledakan yang mengakibatkan anak berumur 6 tahun terluka parah.

"Kami masih melakukan identifikasi dan penyelidikan," pungkas Barung.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes

Tinggalkan Komentar

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter