Pixel Code jatimnow.com

5 Berita Trending Pekan ini Didominasi Cerita Pilu dan Menguras Air Mata

Editor : Redaksi
Siswi SMP di Lamongan yang mengaku dihamili mantan pacar saat melapor ke polisi, didampingi suami (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Siswi SMP di Lamongan yang mengaku dihamili mantan pacar saat melapor ke polisi, didampingi suami (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berita-berita menguras air mata karena cerita pilu di dalamnya, mendominasi 5 berita trending pekan ini.

Berita-berita itu berada di antara peristiwa penangkapan terduga teroris hingga agenda politik yang sempat diwarnai 'ketegangan'.

Berikut 5 berita trending dalam sepekan versi jatimnow.com:

1. Densus 88 Tangkap Satu Terduga Teroris di Magetan

Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang terduga teroris di Jalan Raya Magetan-Plaosan, Kabupaten Magetan.

Informasi yang didapat jatimnow.com, terduga teroris yang ditangkap itu berinisial RE alias D.

2. Pembuang Bayi di Tulungagung Ternyata Janda asal Pacitan, Begini Ceritanya

Satreskrim Polres Tulungagung mengungkap pelaku pembuangan bayi di depan gedung bekas UGD Puskesmas Campurdarat.

Pelaku diketahui adalah TR (27) warga Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan.

Baca juga:
5 Berita Trending Pekan Ini, Nomor 1 Membuat Kita Tersadar

3. Ibu Hamil di Jombang Mengaku Dipaksa Melahirkan Normal, Bayi Meninggal Dunia

Rohma Roudotul Janah (29) warga Dusun Slombok, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, hanya bisa bersedih usai bayi yang dikandungnya selama 9 bulan meninggal dunia saat proses persalinan.

Diketahui Rohma saat itu bersalin secara normal, padahal ia memiliki riwayat sakit gula darah.

4. Kisah Pilu Siswi SMP Lamongan Hamil Laporkan Mantan Pacar ke Polisi

Siswi SMP asal Kecamatan Sukodadi, Lamongan yang dihamili mantan pacarnya menceritakan awal mula perkara dan pertemuan dengan sang pria idaman.

Baca juga:
Berita Trending Pekan Ini: Tewasnya Santri Gontor Hingga Terduga Hacker Bjorka

Korban yang selama ini memilih diam lantaran tekanan sosial, akhirnya melaporkan BA ke Polres Lamongan.

5. Gegara Muhaimin, Warga Nahdliyin Sidoarjo Dilarang Gunakan Atribut NU, Lho?

Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo mengeluarkan instruksi agar warga Nahdliyin tidak menggunakan atribut NU dalam kegiatan politik.
Surat tersebut turun sehari menjelang Kampanye Akbar bertajuk Festival Gus Muhaimin The Next 2024.