Pixel Code jatimnow.com

Petani Trenggalek Sukses Budidayakan Melon Premium, Pasok Supermarket se-Jatim

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Bramanta Pamungkas
Totok saat menunjukkan budidaya melon premium. (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)
Totok saat menunjukkan budidaya melon premium. (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)

jatimnow.com - Totok Siswantoro, warga Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek sukses mengembangkan budidaya melon premium. Melon ini dipasok untuk memenuhi kebutuhan sejumlah supermarket besar dan pasar modern lain di beberapa kota besar di Jawa Timur.

Di saat petani lain beralih menanam padi maupun palawija, Totok bertahan dengan budidaya melon premium yang telah digelutinya 3 tahun terakhir.

Menurut Totok, pangsa pasar melon premium ini masih sangat terbuka luas. Untuk mengembangkan pasar, Totok kini menggandeng petani lain guna menjaring investor.

Harga jual yang tinggi menjadi alasan Totok bertahan di budidaya melon premium. Saat ini harganya mencapai 3 kali lipat dibanding melon biasa.

"Saat ini harnga bisa mencapai Rp17 ribu per kilogram, kalau melon biasa hanya Rp5 ribu saja," ujarnya, Rabu (25/1/2023).

Budidaya melon premium ini menggunakan dua sistem berbeda. Yakni melalui green house serta dan area pesawahan biasa. Sistem budidaya di dalam green house lebih tahan terhadap ancaman hama dan cuaca, sehingga hasil panen akan lebih maksimal.

Baca juga:
Milenial Gresik Ini Menangi Lomba Petani Muda Inovatif Berkat Melon

Meski demikian sistem ini membutuhkan biaya yang lebih besar di awal untuk pembuatan green house. Sedangkan di area pesawahan melon rentan terhadap serangan hama.

"Kalau perawatannya relatif lebih sama dengan melon biasa, tapi harga jualnya yang berbeda," tuturnya.

Kesuksesan dalam budidaya melon premium ini mendapatka apresiasi dari Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin. Pria yang akrab dipanggil Mas Ipin ini berharap petani milenial mau belajar langsung teknin budidaya melon premium ini. Selain memiliki nilai jual tinggi, budidaya ini juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru.

Baca juga:
Menengok Agrowisata Melon, Bisa Petik Langsung Lho

"Saya berharap dengan cara mengajak para petani milenial untuk belajar langsung menanam dan merawat melon ini bisa membuka lapangan perekonomian baru, rasanya juga sangat manis," pungkasnya.