Pixel Codejatimnow.com

Gas Metering Station HCML Pasuruan Terima Kunjungan Mahasiswa Unair

Editor : Aris Setyoadji  Reporter : Ni'am Kurniawan
Kunjungan Mahasiswa Unair di Gas Metering Station HCML Pasuruan. (Foto: GMS for jatimnow.com)
Kunjungan Mahasiswa Unair di Gas Metering Station HCML Pasuruan. (Foto: GMS for jatimnow.com)

jatimnow.com - Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya mengunjungi fasilitas Gas Metering Station (GMS) milik Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), perusahaan kontraktor kontrak kerja sama minyak dan gas bumi, di Desa Semare, Kecamatan Keraton, Kabupaten Pasuruan.

Ada sekitar 105 mahasiswa yang mengikuti kegiatan terebut, kunjungan mereka dibagi dalam empat trip mahasiswa Program DIII Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Vokasi Universitas Airlangga yang berkunjung dan diperkenalkan dengan fasilitas tersebut.

"Kunjungan ini merupakan bagian dari praktik kerja lapangan para mahasiswa untuk lebih mengenal industri migas, terutama terkait dengan aspek Keselamatan Kerja Migas," ucap Manager Health, Safety, Security & Environment HCML, Rockyanto Sasabone, dalam siaran resminya, Sabtu (20/5/2023).

Mereka didampingi oleh Wakil Dekan I Program Studi D3 Keselamatan dan Kesehatan Kerja - Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, Doktor Tika Widiastuti. Selain itu, hadir pula perwakilan dari SKK Migas Jabanusa yaitu Business Support Specialist, Amni Nadya.

GMS dibangun di atas lahan bekas tambak seluas dua hektare. Fasilitas ini berfungsi mengukur kuantitas besar gas alam yang diterima dari Lapangan BD, yakni sebuah sumur gas lepas pantai Madura milik HCML.

Baca juga:
Strategi Jitu Pertamina Hulu Energi Hadapi Era Energi Transisi

GMS juga mengecek kuantitas gas alam yang diterima perusahaan pemegang kontrak pembelian. Ada tiga perusahaan yang memiliki kontrak dengan HCML, yakni PT Perusahaan Gas Negara (PGN), PT Inti Alasindo Energy (IAE), dan PT Petrokimia Gresik.

"Kami ingin para mahasiswa lebih mengenal bagaimana industri migas secara langsung dengan melihat fasilitas produksi HCML, serta melihat secara langsung aspek-aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang diterapkan HCML. Pengenalan ini diharapkan membuat mahasiswa memahami betapa strategisnya industri migas di Indonesia," imbuh dia.

Sementara itu, Manager Regional Office & Relations HCML, Hamim Tohari mengatakan bahwa sebagai perwakilan di Jawa Timur, Departemen Regional Office & Relations HCML memfasilitasi kebutuhan mahasiswa fakultas Vokasi Unair untuk field trip ke GMS ini.

"Field Trip oleh mahasiswa sebagai salah satu wujud dari misi HCML yaitu To be a Good Neighbor to Local Community melalui sinergi dengan civitas academica terkemuka. Field trip ini mengajarkan ke mahasiswa K3 UNAIR tentang pentingnya keselamatan di lingkungan kerja HCML,” ujar Hamim.

Hamim juga menjelaskan bahwa selain berkantor pusat di Jakarta, HCML juga memiliki kantor perwakilan di Surabaya sejak tahun 2012.

Baca juga:
11 KKKS dari SKK Migas Raih Proper Emas Kementerian LHK

"Kantor perwakilan ini merupakan representatif manajemen di wilayah regional. Kami mendukung semua kebutuhan operasi manajemen di Jawa Timur, khususnya di Surabaya dan Pulau Madura. Kami juga menjalankan fungsi kehumasan di bidang Komunikasi, Media, Kelembagaan, dan Program Pengembangan masyarakat atau yang lebih familiar disebut Corporate Social Responsibility," kata Hamim.

Selain kantor perwakilan, HCML juga memiliki beberapa fasilitas pendukung lainnya seperti Sampang Shorebase di Kabupaten Sampang, Sumenep Transit Point di Kabupaten Sumenep, dan Tanjungwangi Shorebase di Kabupaten Banyuwangi.

"Fasilitas-fasilitas tersebut dibangun untuk mendukung kebutuhan/kegiatan operasi/teknis HCML di wilayah kerjanya di Selat Madura," jelas Hamim.